Pernah merasa kalau YouTube atau TikTok “tahu banget” apa yang kamu mau tonton?
Itu bukan kebetulan.
Platform digital sekarang sudah jadi semacam “otak kedua” yang mengatur apa yang kita lihat setiap hari.
Dulu kita cari informasi. Sekarang, informasi yang datang ke kita.
Menariknya, kita sering tidak sadar kalau cara kita mengonsumsi media sudah berubah total.
Sekarang tidak ada lagi batasan seperti TV jam 7 malam atau koran pagi.
Semua ada di genggaman, dan semua muncul secara otomatis.
Satu video selesai, langsung muncul video lain. Satu artikel dibaca, muncul rekomendasi berikutnya.
Dan tanpa sadar, kita masuk ke alur yang sudah disusun oleh algoritma.
Bukan hanya hiburan, tapi juga berita, edukasi, bahkan opini.
Platform digital bukan cuma tempat, tapi sudah jadi “pengarah perhatian”.
Di sisi lain, ini bikin semuanya lebih mudah. Kita tidak perlu cari lama-lama.
Tapi pertanyaannya: apakah kita masih benar-benar memilih, atau sebenarnya dipilihkan?